Selasa, 22 Juli 2008

Worshipholic, New Concept From Chronicle

Chronicle kembali muncul dengan konsep terbarunya, WORSHIPHOLIC. Kali ini, konsep worshipholic mengedepankan pure praise and worship. Nama Worshipholic menjadi brand acara ini. Chronicle ingin semua anak muda Kristen pada khususnya, memiliki semangat Worshipholic, semangat untuk terus-menerus menyembah Penciptanya dan give the best for HIM. “Worshipholic” berarti never stop to worship GOD, rasanya ada yang kurang kalo kelupaan yang namanya “Worshiping God” in every thing.

Tanggal 12 Juli 2008, akhirnya Worshipholic berlangsung. Gedung Shekinah mulai dipenuhi oleh anak muda dari berbagai tempat, bahkan ada yang jauh-jauh dari Bogor datang ke sini. Acara pun dimulai. Pemandangan yang luar biasa dapat kami lihat dari atas panggung. Tangan-tangan yang terangkat, senyum sukacita yang luar biasa, dan keceriaan yang selalu membuat kami bersyukur atas kesempatan boleh menjadi berkat melalui musik.

Di akhir acara, ada kesaksian pujian yang dibawakan oleh Steven. Steven adalah salah satu anggota Joy yang sejak kecil mengalami kelumpuhan karena polio. Sharingnya sangat memberkati kita semua. Semangatnya untuk mencintai Tuhan sangat terlihat ketika Steven bercerita. Banyak anak muda bergitu terkesan mendengar sharing Steven. Thanks Steven… maju terus yah..

Acara Worshipholic ini akan jadi acara rutin kami. Bulan depan akan diadakan tanggal 16 Agustus, so jangan sampe ketinggalan.

Oiya, gak lupa kami juga mengucapkan terima kasih banyak untuk Vintage Boutique yang udah wardrobe-in kita, sehingga tampilan kita jadi keren dan vintage banget. Thanks juga untuk Ko Werner, Andrian & the gank untuk sound systemnya, untuk crew usher, ticketing, multimedia dan fotografi… Thanks a lot. You are the best.

Kamis, 26 Juni 2008

Event : Worshipholic, Just Worship !! July 12, 2008























Akhirnya setelah sekian lama, Chronicle kembali muncul dalam konsep terbarunya, WORSHIPHOLIC, Just Worship !!

Mari sama-sama datang dan alami kebesaran Tuhan melalui setiap kreasi anak-anakNya.

Biarkan kita menjadi WORSHIPHOLIC PERSON yang menjadikan penyembahan sebagai bagian hidup sehari-hari..

Saturday, July 12, 2008
Shekinah, Duta Merlin Lt.4
5.30 PM - onward

C u there..

Ticket : IDR 15.000,00
Cp : Yohanna 0818101596

Jumat, 06 Juni 2008

Introduce to The World

Hellooo Big Fans of Chronicle...

Seneng banget sekarang Chronicle punya blog sendiri. Di sini kita akan ceritain semua perkembangan kita... Jadi keep update us yaa.. Kita juga akan informasikan acara-acara yang akan Chronicle bikin dalam waktu dekat. Kamu juga bebas untuk send comment dan testimony di sini, dengan senang hati akan kami tanggapi...

Chronicle juga punya blog English version loh.. so, buat Big Fans of Chronicle yang ada di LN, bisa check disini.

Keep in touch guys !!

Play the music to the world, tell HIS name among the nations..

CHRONICLE
Yo', Irvan, Ferdi, Vae, Julio

Kamis, 05 Juni 2008

Di Balik Album Never Enough


Kami melihat bahwa Tuhan yang sudah mengatur dan merencanakan semuanya. Pelayanan kami dimulai dengan mengiringi pertemuan JOY setiap Sabtu siang di SMA Marsudirini Matraman. Masih teringat waktu itu kita masih berlatih dalam sebuah ruang gudang kecil berukuran 2x2, dengan alat musik dan ampli seadanya. Setiap kali latihan, yang terdengar hanya suara berisik dan terasa panas karena sesaknya ruangan itu. Hal itu tetap membuat kami bersemangat, malahan bisa menghasilkan macam-macam aransemen di ruang itu. Ruangan kecil itu memang banyak berjasa untuk Chronicle.

Perlahan-lahan, mulai ada modal untuk berlatih di studio. Kami mulai menyisihkan uang jajan kami untuk berani bayar harga. Kami juga mulai memperdalam kemampuan musik dengan mengikuri kursus musik. Seorang pengajar pernah berkata tentang pentingnya bayar harga dalam pelayanan. Di dalam pelayanan musik berlaku juga demikian. Skill dan urapan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam melayani.

Semakin lama kami melayani dalam satu band, kami merasakan suatu kerinduan agar musik kami dapat memberkati lebih banyak orang, bukan cuma di kalangan JOY saja. Dalam setiap pelayanan, seringkali kami melihat pekerjaan Tuhan yang ajaib. Itu membuat kami terkesima dan berkobar-kobar untuk bisa memperkenalkan Tuhan kepada lebih banyak orang.

Musik itu ajaib. Dia bisa mengekspresikan jiwa dan bisa menyentuh hati. Merupakan suatu kebanggan bagi kami bahwa Tuhan memakai kami yang masih muda ini untuk mengenalkan Tuhan dengan musik.

Dengan cara Tuhan yang tidak terpikirkan, kami mendapatkan kesempatan untuk mulai membuat album perdana kami. Dengan modal nekad dan minim, kami coba mengeksplorasi kemampuan musik kami dengan membuat sebuah mini album indie. Sebagian besar lagunya diciptakan oleh Yohanna (keyboardis Chronicle), dan ada 1 lagu dari Puji Syukur yang diaransemen ulang.

Proses pengerjaannya memakan waktu kurang lebih 2 bulan. Waktu yang singkat memang, karena kami mengejar untuk launching dalam sebuah KRK Bo Sanchez pada bulan Februari 2007. Tepat pada masa-masa recording, banjir besar di Jakarta datang. Kadang memang kita tidak tahu apa rencana Tuhan. Tapi Dia bisa pakai segala kondisi agar kehendahNya terjadi. Karena banjir itu, kami semua tidak bisa kuliah dan kerja karena jalan-jalan tidak bisa dilewati. Alhasil, kami memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan proses recording. Memang Tuhan Yesus selalu setia dan dasyat. "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."1 Kor 2:9.

Puji nama Tuhan, album perdana Chronicle mendapatkan dukungan positif dari banyak orang. Kerinduan kami, agar nama Tuhan selalu dipermuliakan dalam setiap hal yang kami lakukan. Mohon dukungan doanya juga untuk rencana pembuatan album kedua kami.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai pembelian CD Chronicle – Never Enough, bisa menghubungi kami.

Jumat, 30 Mei 2008

Ini tentang kami...

Sejak April 2004, beberapa personil mulai berinisiatif untuk membentuk sebuah band. Setelah melalui beberapa langkah mencari dan menemukan personil, akhirnya terkumpullah kami berlima dalam peran yang berbeda-beda untuk saling melengkapi band ini.

Chronicle !!
Nama yang kami pilih sebagai pemersatu dan penyemangat.
Nama ini pula yang menjadi visi kami berlima.
Kerinduan kami, agar musik kami bisa menjadi berkat untuk semua
dan nama Tuhan semakin dipermuliakan

Chronicle…
Berasal dari kata chronos yang artinya waktu.
Kami ingin mengukir sejarah dalam permainan musik kami.
Kami yakin, dengan semangat dan kerja keras, kami akan mampu meraih impian.


Vae – Vocalist
Vocalist kelahiran 12 April 1983 ini merupakan lulusan ESMOD,
dan sekarang bekerja sebagai fashion designer.
Pelayanannya berawal ketika Vae mendapatkan kesempatan menjadi singer dalam persekutuan doa di JOY. Pelayanannya semakin diurapi dan diperlengkapi Tuhan sampai akhirnya Vae diberikan kesempatan menjadi Worship Leader dan mengkoordinir Worship Ministry JOY. “Kami ingin menjadi inspirator bagi anak muda Katolik..”, katanya.

Julio – Bassist
Julio, bassist kelahiran 18 Juli 1983 ini memulai pelayanannya dengan hanya bermain gitar kopong untuk mengiringi persekutuan doa JOY. Kecintaannya yang besar terhadap musik mendorong Julio untuk mengembangkan pelayanan musik di JOY. Julio punya mimpi bahwa suatu saat bisa membuat album rohani Katolik yang bisa memberkati banyak orang. Keyakinannya bahwa masalah yang terjadi dalam mewujudkan mimpi adalah tantangan yang layak diperjuangkan.


Irvan – Guitarist
Sejak SMP, guitarist kelahiran 8 September 1986 ini sudah bermain musik. Pelayanannya dimulai di JOY. Bukan hanya sebagai musicion, Irvan juga saat ini melayani student leader SMA Fons Vitae Matraman. Tuhan memberikan kepada Irvan sifat yang hangat dan bersahabat dalam melayani. Melayani bukan hanya sekedar dilihat orang, tapi adalah sikap hati.




Ferdie – Drummer
Personil termuda ini lahir pada tanggal 23 April 1988. Sifatnya yang spontan membuat Ferdie tidak takut untuk mencoba hal-hal baru, termasuk mengeksplorasi terus kemampuan bermain drum-nya. Tidak perlu takut mencoba dan belajar, mungkin itu yang mendorong Ferdie berjuang untuk maju.



Yohanna (Yo’) – Keyboardist
Ketertarikkan terhadap musik sudah muncul ketika Yo’ berusia 10 thn. Pelayanannya dimulai dengan bermain beberapa lagu di sebuah persekutuan doa. Hal yang menyenangkan adalah ketika bisa melihat, mendengar permainan musik, dan minta diajarin oleh orang lain yang pandai bermain musik. Learn by listen, mungkin ini kata yang tepat. “Tidak ada yang lebih indah selain bisa memainkan musik sambil menyembah Tuhan, all by HIS grace..”